Jumat, 09 Maret 2012

Tanaman Rambat

Sekarang ini, tanaman rambat sangat disukai terutama untuk menambah keindahan tampilan sebuah rumah. Tanaman rambat bisa menjulur di mana saja, di tiang, di pagar, bahkan di dinding. Tidak itu saja, di pergola pun bisa kita beri tanaman tambat.  Semuanya bisa membuat mata kita menjadi segar. Asalkan kita bisa merawat dan mengendalikan pertumbuhannya, di jamin rumah Anda akan kelihatan semakin indah.
Tanaman rambat yang cocok untuk pergola adalah jenis tanaman yang berbunga atau berbuah. Misalnya, jenis anggur, Thunbergia sp, alamanda, atau pare. Jenis tanaman rambat seperti ini akan tumbuh menjuntai.
Untuk dinding, pilih tanaman rambat jenis yang menempel dan menutupi permukaan. Karena dinding memiliki permukaan yang lebih luas, tanaman yang cocok adalah jenis dolar (dollar plant) atau syngonium. Tanaman ini memiliki akar yang cukup kuat untuk mencengkeram tembok. Hasilnya akan lebih baik jika ia dirambatkan di permukaan dinding yang tidak licin. Dinding dengan finishing kamprot (plesteran kasar tanpa acian) adalah yang terideal.
Sebenarnya rimbunan tanaman rambat ini memiliki keuntungan, yaitu dapat menjadi tempat berteduh di kala hujan maupun panas. Jika Anda bermaksud menanam tumbuhan rambat, ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dilupakan antara lain soal perawatan. Tanaman rambat, terutama jenis dolar harus dipangkas bila terlalu rimbun. Selain itu, Anda juga harus melakukan penjarangan. Musababnya, dolar yang keburu tumbuh besar bisa merobohkan dinding. Ketika pergola menjadi tempat merambatnya tanaman tersebut, maka pergola diibaratkan menjadi tulang bagi tanaman rambat. Oleh karenanya, tentukan ketinggian pergola sesuai dengan kebutuhan. Jika perlu, beri jaring tepat di bawah kisi-kisi atas pergola untuk menangkap daun-daun yang berguguran.

Beberapa jenis tanaman rambat

Agar menempatkannya tidak salah, berikut ini beberapa jenis tanaman rambat dilihat dari karakteristik dan tempat yang sesuai untuk tumbuh.
Outdoor plant:
  • Menempel di dinding. Yang perlu diingat, tanaman yang menempel di dinding sebaiknya memiliki akar yang kuat. Diantaranya adalah Dolar plant, Sirih (Piper helix), Ivy (Hedera helix)
  • Merambat di pergola. Ada dua jenis tanaman yang bisa merambat di pergola, yaitu yang bersulur (anggur dan pare) dan yang bisa mencapai tempat tinggi bila ada pendukungnya (karena tidak punya kekuatan untuk berdiri, biasanya menumpuk atau menyangkutkan diri pada media lain. Jenis-jenisnya antara lain Bugenveil /kembang kertas, alamanda, Singosium, Bohemia, Daun pilo, Pandorea, Thunbergia, Ceguk/wundani, melati
  • Merambat di air. Teratai, enceng gondok, kangkung dan ganggang
Indoor plant
Tanaman rambat yang bisa tumbuh di dalam atau indoor adalah Sirih gading dan daun sirih.
Tips agar tanaman tumbuh subur
  • Pastikan kondisi tanah memiliki kadar air dan unsur hara yang cukup
  • Tingkat keasaman tanahuntuk menanam tanaman rambat idealnya (pH) 7
  • Jenis pupuk yang dipakai sebaiknya pupuk kandang
  • Sewaktu menanam bibit, tanah diberi pupuk kandang dahulu. Lalu diaduk-aduk agar pupu tercampur rata dengan tanah
  • Tanam bibitnya pada jarak 20 cm (berdaun kecil) dan 500 cm berdaun lebar) untuk memudahkan pergerakannya dan mendapatkan cukup nutrisi.
  • Untuk membantu pergerakannya, beri bilah bambu setinggi 15-20 cm untuk masing-masing bibit. Jika di rambatkan di pergola, Anda bisa mengikatnya di tiang hingga tanaman merambat sempurna/
  • Tanaman rambat cukup disiram sekali sehari. Sebaiknya disiram pada pagi atau sore hari.
  • Lakukan penjarangan bila tanaman mulai rimbun
  • Tanaman rambat bisa dibagi menjadi indoor plant dan outdoor plant. Indoor plant banyak dipakai untuk pemanis ruangan, ditempatkan di dalam vas atau botol.
  • Untuk indoor plant, air dalam vas  atau botol sebaiknya diganti minimal 3 hari sekali. Air murni ini cukup membawa unsur hara bagi proses pertumbuhan tanaman.
Nah, apa saja sih, jenis tanaman merambat yang ada? Selain jenis-jenis yang sudah dikenal awam, seperti Alamanda, ada banyak jenis tanaman merambat yang memiliki warna bunga menawan, seperti yang dijelaskan Cecep:

Bauhimia Kockiana 
Tanaman merambat yang satu ini termasuk rajin berbunga dengan koleksi warna kuning dan merah. Ia sangat cocok hidup di daerah panas, seperti Jakarta, karena akan membuat warna bunga lebih keluar dan full . Bauhimia kockiana  juga berbunga sepanjang tahun dan sangat mudah dibudidayakan. Sistem perbanyakan biasanya dengan cara cangkok, karena ia termasuk tanaman merambat semi berkayu.
Media tanam sangat penting untuk pertumbuhan awal. Biasanya, dipakai pakai media tanam berupa kompos, arang sekam dan pupuk kandang dengan perbandingan 3:2:1. Bauhimia Kockiana  butuh media tanam yang porous agar air bisa keluar dengan cepat, namun tidak langsung kering. Untuk perawatan, cukup beri pupuk NPK setiap 6 bulan sekali untuk pembungaan. Penyakit yang sering menyerang adalah kutu putih (mealy bugs ). Untuk pengendaliannya bisa digunakan insektisida seperti Curacron.


Jenis Tanaman Merambat Dengan Warna Bunga Menawan

Scheflera Variegata (Foto: Ahmad Fadilah)

Scheflera Variegata 
Sering disebut dengan Wali Songo. Biasanya berwarna hijau dan batangnya tidak lentur. Nah, Wali Songo jenis variegata  ini memiliki warna putih kombinasi kuning keputih-putihan. Ketika sudah panjang, batangnya lebih lentur sehingga bisa dirambatkan. Media tanamnya sama, yakni menggunakan kompos, arang sekam dan pupuk urea. Selain kutu putih, Scheflera  sering diserang embun jelaga, yaitu vlek-vlek hitam pada daun seperti jelaga. Kelebihan air masih bisa ditoleransi, tetapi harus hati-hati pada risiko busuk akar.

Stephanotis Floribunda
Bunganya berwarna putih bergerombol seperti corong kecil. Baunya harum, sehingga banyak dicari orang. Bisa hidup di daerah panas seperti Jakarta. Tanaman ini mampu berbunga sepanjang tahun (bisa 3 kali setahun). Bunganya bisa tahan 3-4 minggu karena keluar susul-menyusul. Kutu putih masih menjadi gangguan yang paling sering menyerang, selain kadang-kadang daun yang mengkerut. Sebaiknya jangan terlalu basah (kebanyakan menyiram), karena rentan busuk akar. Ia juga lebih suka di daerah yang terkena sinar matahari langsung, karena bunganya bisa keluar sempurna dan penuh.

Strophantus Gratus
Sering disebut dengan Oliander merambat. Tanaman ini bergetah, rajin berbunga dengan bunga bergerombol. Suhu udara yang diinginkan berkisar antara 16- 31 °C. Jenis tanaman ini tahan naungan dan tahan terpapar matahari. Termasuk tanaman semi berkayu, Strophantus Gratus  bisa ditanam merambat, bisa pula dibuat perdu. Jika menginginkan perdu, cukup potong setiap kali batang naik, sehingga batang di bagian bawah menjadi membesar dan membentuk. Daun dan bunga jadi kompak.
Strophantus Gratus  merupakan salah satu tanaman yang masih belum banyak dikoleksi masyarakat. Gangguannya, selain kutu putih, juga kerap dihinggapi karat pada daunnya, meskipun biasanya tidak terlalu berpengaruh dibandingkan serangan kutu putih.

Jenis Tanaman Merambat Dengan Warna Bunga Menawan
Srophantus Persuii (Foto: Ahmad Fadilah)

Strophantus Persuii
Sering disebut Melati Jeng­got, karena memiliki semacam sulur yang menggantung bak jenggot. Termasuk tanaman merambat semi berkayu. Bunga dan batangnya tidak terlalu kelihatan ketika dirambatkan. Perawatan dan gangguan relatif sama dengan jenis tanaman merambat yang lain.

Vallaris Glabra
Salah satu ciri Vallaris Glabra  adalah wangi khas aroma pandan yang keluar dari bunganya. Tak heran bila ia merupakan tanaman favorit untuk dikoleksi. Secara umum, cara penanaman, perbanyakan dan perawatannya sama dengan tanaman merambat lain. Salah satu gangguan yang khas adalah kutu tempurung. Pengendaliannya dengan pestisida sistemik, tidak cukup dengan pestisida kontak. Pasalnya, kutu yang satu ini memiliki lapisan yang mengurung dirinya, sehingga ketika terkena pestisida kontak, hanya tempurungnya saja yang terkena.

Hom Scoldia
Dari jauh ia tampak seperti Bugenvil. Mampu berbunga sepanjang musim, dengan koleksi warna peach, kuning, merah, dan agak pink. Hom Scoldia  lebih menyukai sinar matahari yang penuh. Perawatan dan cara penanaman sama dengan jenis tanaman merambat lainnya.

Thunbergia Mysorensis
Termasuk tanaman merambat yang tidak berkayu. Batangnya lebih kecil dan lemah, sehingga membutuhkan penopang. Batangnya melilit ke mana-mana. Sayangnya, ia hanya bisa tumbuh di udara yang sejuk dingin, pada ketinggian di atas 300 dpl. Orang menyebut Thunbergia  Mysorensis sebagai bunga menggantung. Dan lebih menarik lagi, kalau sudah banyak, maka bunganya akan terlihat seperti tirai.

Itulah beberapa Jenis tanaman merambat dengan bunga yang menawan dan cantik, semoga artikelnya bermanfaat.Sumber Majalah Idea , sessuatubanget.blogspot.com/2012/01/jenis-tanaman-merambat-dengan-warna.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Lainnya:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...